Sabtu, 09 Februari 2013

Sok Kenal



Arthur

rimbaud

tempurung terapung di laut murung
langit mengait awan-awan kelam
kilat menyambar tanpa sasar

tangan muda yang mencapai java
sebagai tentara negara bendera triwarna
pendiri puncak simbol romantika

mata muda memandang java
di tapak pertama kedaton salatiga
puisi yang tercipta sesingkat-singkatnya
setelah hanya tanda marmer
yang terbaca sebagai kata

muda mencium rempah pertama
jahe,lengkuas atau yang paling pahit:mahoni
yang mesti engkau telan di dalam sebatang pisang
bertualang,membayang tegak kalam

pemuda bermata jernih tengah memegang pena
ia mesti membaca,kemana arah pulang tanah tercinta

di suatu momen,ia berkisah tentang indian
yang bisa menebas tangannya
atau mantra dari bulu burung di kepala
ketika membopong gandum flandria dengan setakir
bir teler anak kapal yang menelanjangi tubuh bahasa

pada rintih,ia berkisah,
ophelia malang.terbenam dan mengambang,sebagai si hilang

ia tak ingin menemukan alamat,terselip antara
jalur petualangannya.cuma satu akhir membikin
kaku tubuhnya:sisa puisi yang tak berhasil menemu titik,
dari dalam sel infeksi

maka pada setiap kemungkinan samudra kata,
membawa bendera dan kentang,digoreng sebagai ciuman
lekukan lidah.sebab,ia akan bermimpi dan terlelap di lembah,
dengan pelor menyarang di dada

2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar