Kamis, 24 Januari 2013

Sinar Pagi Menempel di Kening Wajahmu



sinar pagi menempel di kening wajahmu
dua burung dari sarang bertengger di pagar
      cahaya bundar ufuk timur menyambut waktu
            membuka mata yang menerobos wajahmu
                  di langit,langit meski tak ada yang di sapa
masih menyisa debam jantung meninggalkan namamu

suara sepi terganti nyawa-nyawa yang membicarakan usia
lengang jalan terisi langkah langkah mesin dan manusia
menjurai gorden yang ditabrak angin sejuk
mendekat detik detik, menyatu waktu yang rujuk

pohon-pohon memanggil sebuah asma yang tak kita mengerti
tegak berlambai ke atas langit,memuja satu yang esa
kita masih terdekap dalam empuknya keadaan
kita tak ingin cepat keluar,menghambur lalu pergi
sebab di wajahmu,kusaksikan segalanya seperti itu lagi

2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar