Kesedihan Musim Panas
Sajak Stephane Mallarme
Matahari,diatas
pepasir,O pegulat tertidur,
Menghangatkan
lesu pemandian di rambut emasmu,
Melelehkan
ukupan pada lanskap seterumu,
Menyampur
cairan asmara dengan airmata.
Tenang
abadi dari lepuhan putihnya,
O
ciumanku yang menakutkan,kau berkata,menyedihkan,
‘Akankah
kita yang menjadi satu-satunya terbekap
belitan,
Dibawah
pepasir purba dan pohon palem begitu bahagia?’
Tetapi
lipat rambutmu adalah kehangatan alir,
Dimana
jiwa yang menghantui kami terbenam,tanpa kerindingan
Dan
menemukan Kehampaan yang tak dapat engkau ketahui!
Aku
akan menikmati rembih kelopak pantai,
Menyaksikannya
jika mungkin beralih ke hati,pada hembusanmu,
Lazuardi
dan batu-batu yang terlelap.
diterjemahkan oleh: Bagus Burham (2012)
diterjemahkan oleh: Bagus Burham (2012)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar