Seribu
gelombang mengacak acak angin disekitar
Jemari
kapal kadang kuterjunkan dari puncaknya
Sepasang
jepet rama rama berhinggapan di sana
Aroma
wangi setiap pagi,muncul
dalam
pisahan demi pisahan gelombang
Ditiup
begitu dingin oleh angin sejuk pertama
Ombaknya
yang pekat
terdiam
bila aku dan angin tak memainkannya
Kami
tak begitu mahir untuk berkata kata
cuma
getar gerakan melambai
Sehitam
ajakan yang nyiur di lipatan lipatannya
Seribu
gelombang membentur mata
Menyibak
malis pekat fajar berkabut
Ketika
aku menggerainya dengan cinta
Engkaupun
menguncir rapat itu rambut
2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar