Kamis, 10 Januari 2013

Saya Mencatat di Angka 20



Saya Mencatat di Angka 20

Sepaz,lihatlah bintang di ujung jauh
berkerlip pada ulu hatiku!

Juan,engkaukah? pemutus segala rindu
-tak kau sisakan hati dara pada hatiku!

Twain,pinjamkanlah perahumu
untuk menyebrangi teluk paling ceruk
-supaya supaya aku masih menunggu
setiap demi setiap

Soren,tabahaknlah hatiku
jual kelenjar cintamu
seperti kau kembarakan rindu pada Regina

Hampir.Kemarin demi kemarin
Setelah jam tak lagi berdetak
ada yang tinggal meretak
yang tak kuasa terimpi jadi—
beku wajah pada 00.00
aku ingin menemui salah
yang menempatkan waktu
pada kejadian tak diinginkan

aku mau bertemu masalah
atau sesuatu mirip masalah
yang terus merasa bersalah
biar aku terjadi tersangka—
wajah wajah yang di sangka

***
Dalam terminus ruang praktek,
yang dicatat cuma 31
cuma 31!
seperti seribu angka yang cuma 31
dan dimana aku berlahir dalam 31

tangan tangan mulai terjaga
ada yang melompat menarik kertas
menuliskan sesuatu: kata kata mulai
menjaga,ada yang bunuh diri
menyembur ke kolam kertas
-pula yang diam diam,
menatap jendela ingin keluar

kaki kaki mulai menari
salsa apakah tango?
seketika ada yang kuasa berhenti
salsa apakah tango?

2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar