Makam Charles Baudelaire
Sajak Stephane Mallarme
Kuil
terbukur di perlihatkan pada kedalaman mulutnya,
Pembaringan
meleleh di penuhi lumpur dan batu rubi,
Beberapa
arca keji Anubis,
Pendar
mulutnya serupa moncong yang ganas
Atau
seperti ketika sumbu meragukan tikungan di gas baru,
Menghablur,sebagaimana
kita tahu,yang kelahi menderita
Cahaya
pucat pasi sebuah pertautan tulang abadi,
Yang
mengambang cangkang-cangkang merasuk ke lelampu
Betapa
dedaun bernazar,gugur di perkotaan tanpa senja
Barangkali
diberkati,sebagaimana ia bisa,duduk tersia
Terhadap
marmer dari Baudelaire
Menggemetar
lesap dari cadar yang mengerudunginya
Dia,Bayangannya,pelindung
udara paling beracun
Yang
selalu terhirup,meskipun kita mati karenanya.
diterjemahkan oleh Bagus Burham,2012
diterjemahkan oleh Bagus Burham,2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar