Jumat, 13 Juli 2012

Kapten Majid


sambil membawa kantong plastik yang entah apa isinya
dia memandangi stadiun atau cuma tidur diatas karton
matanya yang tua,rambutnya yang pudar
ringkihnya ia karena kehilangan masa jaya
menggiring mimpimimpinya di lapangan itu

hanyalah ia sekarang,memandangi bocahbocah
yang bermain di lapangan
tanpa tersulut semangat sekali,sudahlah dia bertepi
bola yang menggelinding di hadapanya,takkan lagi di sepak
semua telah dicuri semua sebagai mimpi

kadang dia mengenakan plastik berguna topi
tertawa sendiri,merintih begini
dialah yang hilang.pahlawan lapangan terbenam
hatinya gila terpenuhi juntaian dendam

kapten telah binasa pikir dan rasa
adalah sepatunya terseretseret penipuan
tergelantung di atas tiang gawang
sepatu kumal yang entah dari apa jaman.

Kudus,2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar