Jumat, 13 Juli 2012

Jaket


     ama          :kenangan

kami menjalari semua jalan di persimpangan
ada kalanya waktu mengingatkanku
untuk tahu,maghrib menjelang
namun ujar itu kuendap di hati
sebab kekasih dan aku mesti bersenang sekali

              akupun lupa
bahwa aku alpa
       jalan raya dan citacita
takkan berhasil tanpa doa

akupun kembali
     ke kotaku yang sepi
teman demi teman meninggalkanku
segelintir yang masih kembali
            bertemu dan menuntaskan rindu

akupun asap
     bersama ia aku melenyap
kekasih adalah pisau
        mengurai darah cinta milikku

                                           akupun aku
                                    tetap bertumpu
                                         pada puisiku

2012


Tidak ada komentar:

Posting Komentar