Percakapan Persegi
:arafat,udin,arif
aku mendengar puisi begitu rumit malam ini
rembulan terbelalak tanpa rintang daun dahan
udara yang dingin, kulihat waktu terus tergusur
ingsut dan larut menuju kegelapan yang hening
meski kami masih menyuarakan sepi getir
sebab penyair,tahu-tahu sudah bisa berjalan sendiri
di dunia yang belum diketahui
aneh kan? maksud saya adalah,mata kami menemui
kata-kata itu sendiri.oh,tuhan yang pemurah!
aku mendengar,sebuah pesan dari kekasih—
stop,malam ini,aku ingin merundingkan kesepian dulu
dengan kalian;orang-orang dari pergumulan kata
2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar