Sabtu, 11 Mei 2013

BETAPA ZAMAN SUDAH MELUPAKANMU

BETAPA ZAMAN SUDAH MELUPAKANMU

kamu tersenyum,sementara garis-garis rapuh
memenuhi mata dan pipi yang melebihi setengah abad itu
aku masih ingat, di sebuah masa kecil yang sendiri
kamu membawa semua tangisku di telapak tanganmu
mengusapkannya lembut-lembut,
seperti udara menyiangi paru-paruku

aku mendengar tapal kuda
kusir waktu melecut cemetinya
daun-daun gugur menghempaskan sesuatu
sebagaimana umur melumer di dirimu
bertambah tahun demi tahun
hingga suara tak lagi benar adanya : parau memanggilku

orang-orang yang berjalan seperti kura-kura kecil
memandang dunia sebagai senja yang ingin ditinggalkan
di jalan,rumah,nafas yang berputar agaknya setengah-setengah
pada lembar kalender yang terus berganti,nenek
lekas pula ada yang menggantimu,entah.walau nanti,
betapa jaman sudah melupakanmu

2013



Tidak ada komentar:

Posting Komentar