Jumat, 01 Maret 2013

Selepas Menanggalkan Hujan


selepas menanggalkan hujan,telanjang tanpa dibalut kerinduan
ratusan kelopak embun tertimbun menunggu fajar dan lonceng gereja

sebuah jejak dihapus gerimis yang mengurai tanpa jeda



bila kembali kekasih,tangan yang pedih pisau yang hampa

terbuka menjelma satin,salju,kapuk lembut penuh terentang

jikalau tetap berada di jalan panjang,tak pernah berpikir pulang,

terbanglah merpatiku jauh menuju sisa waktu menemukanmu

pada saat usia berlipat-lipat dan tongkat menjadi kaki ketiga



selepas menanggalkan hujan,terbuka menganga tanpa suatu apa

dibiarkannya ratusan butir merasuk dari celah jendela

dan menangisi dinding yang berjamur usia



2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar