secangkir kopi,menonton tv, menggoreng omelet
mendengar engkau bersiul dan gitar menari,
sudah cukup bagiku pagi ini.perancis yang dingin
dalam wallpaper.seseorang mengayuh
sepeda sebegitu semangat menghadapi matahari
musim-musim menjatuhkan daun-daun jeruk
jemari pemetik gitar berpadu dengan wanita
bertopi gatsby.tepuk tangan desibel menghampiri
ah,sekarang aku tahu,setiap iklan sabun itu diputar,
ada suaramu sebagai latar,detik berusaha sebentar
bernyanyilah seperti konser kaum gitana
yang menghibur jalanan batu-batu,lesu-lesu
menjadi gembira,le plus beau du quartier
segantang embun di esok yang buta.angin menerjang
membawa aroma daun-daun,basahan syahdu
selalu,kamu benarkan korpus suasana itu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar