TAHUN-TAHUN LEPAS
dari tanganku mengelupas kamu
seraya amin panjang mendoakan
bertubi-tubi aku memasuki relungmu
sebagai hari-hari yang selalu berganti;
detik-detik yang menetas berjuta-juta
karena ingin menggapai ketiadaan
kamu seakan berbicara,kepada cuaca,
musim-musim berganti dari tubuh
dan jatuh setiap ingin angin rengkuh
melepas penuaan menjelma tiada
aku terus berputar-putar
pada almanak yang kamu susun
di pundak januari hingga desember
kadang,aku mengingat kemudaanmu
kenangan merambat-rambat lemah
jika kepikunan tidak mendatangiku
dan membisikkan kalimat
yang santun,bertanya,
‘kamu yang keberapa,sehingga
singgah menjadi peristiwa?’
2013

Tidak ada komentar:
Posting Komentar