beku.hujan
itu mengiris udara,pecah di tanah
tidak
ada yang mesti diucapkan.lidahku kelu
menghadapi
banyak pertanyaan masygul ketika
pecahan
demi pecahan gerimis memberat dingin
senin.aku
mengantuk dan ingin tidur melupakan
semuanya.melalaikan
segala-galanya
suara-suara
datang tapi kuhiraukan.aku lelah
dengan
semua pertanyaan pura-pura mencoba
membikin
bahagia.lampu-lampu berdengung
di
ekor kunang-kunang melewati mataku
dan
aku melupakan segalanya,bermain-main
selama-lamanya
pada terang yang beredupan
tapi
banyak waktu yang menemukan kita
aku
bosan berhadapan denganmu.lelah dan
ingin
segera bingkas dari waktu ke waktu
hingga
kamu hilang tanpa pamit,aku akan senang
sebab
tidak ada yang mesti diucapkan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar