Senin, 15 Juli 2013

Puisi-puisi Bagus Burham dimuat Banjarmasin Post,14 Juli 2013

Berikut puisi-puisi lama saya yang dimuat di Banjarmasin Post,selamat menikmati untuk teman-teman



ANGIN

pada angin yang berhawa dingin
di asal suara gaung bertalu ujung
seorang saputangan tinggal di tanjung
membawa airmata,bekas selamat tinggal
kepada lelaki yang senoktah di kapal

pada angin yang bergelontoran
menempelkan hiasan di daun-daun hijau
mendekap alamat yang masih menyimpul
dalam tiap-tiap goyangan batang dahan

angin yang membawa kata-suara
merambatlah untuk satu yang masih ditunggu
di tanjung,segala temu belum kunjung
di tanjung,rindu kerap membunuh waktu


ODE DAUN JATI
               
kami mesti bangun pagi-pagi
dengan wudhu embun
yang di sisakan malam,
memastikan apakah kami,
masih menempel di tangan dahan
ataukah tanpa sadar,
kami terkapar
di tanah yang keras dan kasar

kami perlu mengetahui
apa kami masih wangi
atau kering menggugur diri
tercampak sendiri.
dicabut musim yang terik
karena kami akan digunakan,
untuk menyelapik
daging hewan di pasar
  
MARIONETTE BERGERAK

ketika telah muncul rembulan bulat
kabut menguap dari balik lidah waktu
kusir-kusir tak berkepala melintas jalan,
kami bawa tarian gelanggang gulita
di remang-remang etalase toko
tak ada yang melihat,jika tuhan tidak tidur

“di mana engkau bawa tanganku.kemarin
terlepas dan tak ditemukan si pemahat”
“ yang lain melempar mata kita pada seekor kucing,
kucing anggora gemuk yang malas bergerak”

warna waktu mirip sinar lilin
terang,nyalang dalam kesuraman
dan tahun-tahun tetap berganti
mereka terus-menerus menari




SERENADA CINTA

telah kusiapkan sajak ini jauh-jauh hari bagimu
ketika ribuan rintik hujan menjatuhkan daksanya
ke isi kota di bulan oktober untuk yang pertama
dan anginan meluruhi peputik bunga mangga
yang terjatuh pula daun-daun wanginya
di bulan yang tertutup awan-awan malam

serta bau tanah yang menyampur dengan hujan
aku beri engkau sekuntum kata dari taman bunga
memerbak di penghujung musim yang akan dingin
kurangkai satu demi satu dari ulu hatiku
di oktober,kata dan taman bebunga
maukah engkau jadi kekasihku?

 



2 komentar: