Serenada 2
kamu sering lupa,di mana pernah meletakkan
puluhan kedip matamu dari daun-daun gugur
lembar-lembar buku yang kuberikan
sebagai bantal pengisi waktu tidurmu
dan buku sajak tentang cinta,
tak pernah kau rasai benar-benar
kamu sering,bahkan entah kali keberapa
mengencani angin yang asing yang cuma
terus-menerus menyiksa daun,tirai
membelahi bulu-bulu angsa yang ganih
sebab angin itu kesepian-kesepianmu
yang asyik bermain-main dengan mulut kami
mendengungkan partitur,yang mungkin
dari salzburg atau belfast
kamu sering membungkusnya dan meninggalkan
lama-lama di dalam koper untuk kamu tukar
dengan kebahagiaan-kebahagiaan percuma
meski yang engkau lipat itu
kau rasai,cuma secuil kecil hati:milikku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar