ia menatap langit yang kembali berputar
di seputar permukaan globa yang putih
setiap waktu ada yang telah luruh lumpuh
berkurang atas keadaan yang diam membeku
lalu ia beranjak meninggal,menjemput tanggal
bersulut di tepi tubir daun menetes terserap
tanah yang lembab.hilang dan tertimbun
kali ini ada yang datang.pulang membawa
impian lalu pergi lagi dengan kehampaan
ditatah angin untuk pulang,dikembalikan
debu untuk pergi.keluar dari kungkungan
ke jalan dimana semua bercampur bagai
lumpur bubur di sebuah kota yang kini
asing.dimana airmata telah keruh tercampur
pekat lumpur.diusia yang semakin melupa
bahwa,almanak yang lesap,membawa sepercuil
hidupnya.terpecahlah ia,karena pontang-panting
2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar