Insula Dulcamara, 1938
mistikus pernah berkata
begini pada seluruh patung yang tak bisa diraba:
‘di kehidupan
sebenarnya, sesuatu yang kau torehkan ini hanyalah fana!’
tapi makhluk imajiner
apa yang merangkak dan memiliki tempat-tempat luas seakan sabana Afrika telah
muntah garingnya demi menangkup ia yang tak berjenis apa-apa.
ia yang dinomori
sebagai sang satu. yang penuh totem warna-warni di sekujur dagingnya. menebarkan
piuh dingin yang amis dan luka terjerat kekosongan tanda sebelum bukit pasir
menghisap tubuhnya atau warna pasir yang menggerus tubuhnya?
dua mangkuk yang satu
terbalik dan kosong. simpul Yin Yang tak mesti kau warnai sebelum hari-hari
dalam kalender ditentukan bagi kehidupan makhluk tak bernama yang sebelumnya
hanya kau ingat dalam mimpi-mimpi imajimu dalam hari-hari sendiri dan mencari
sebongkah kelihaian menggambar yang tak diperlukan bagi seseorang yang
menemukan kurva-kurva mengelindan yang bakal menetas jelma binatang tak bernama
itu dan dia kini hidup dalam bujur sangkar...
2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar