Jumat, 06 Mei 2016

Tekstasi Puisi untuk Paul Klee (II)



Fish Magic, 1925

ditembakkan dari pelir barracuda yang lolos api, tubuhnya penuh runcing seperti penggaris 16 centi ke atas terus ke atas melewati lorong-lorong rusak yang pengap akan tetesan air amis. terbuka menganga, lurus terus maju tanpa mundur memasuki sorga yang hilang di Bermuda kecil warna-warni logo bunga-bungaan yang diracuni bensin dan mungkin sundutan rokok tengik. owalah...rambut-rambut keriting siapa ini disepahkan mulut lebar ikan lonte di danau sebelah utara?

dalam gelap yang tak segelap hitam, pot bunga bercahaya dan aku berenangan ke sana-kemari ikut arus besar arus tenang sungai muncrat dari lorong panjang anyir yang hangat.  Pendulum pancing diisi rembulan emas yang tak tahu aku siapa pemilik sebenarnya. Tuhan ataukah Yesus? bocah berkerucut itu cuma meringis di samping keluasan ini, kegelapan tak terlalu gelap ini.

sebenarnya aku ikan jenis apa? tak kukunyah bola oranye di piala itu sebab aku bukan Judas yang khianat.

rembulan mana yang bisa dipilih sementara robot kerempeng dipendam di dasar laut jutaan abad, tengah menari dalam geleng kepala ribuan kali, sebelum satu hentak kecil memutus nadi baterainya—melukai sekujur besi tua yang tak lagi luar biasa.

hanya dengan insang kami yang berwarna, sebuah kegelapan takkan menjadi tanpa batas. cahaya selalu ada di titik hampir buta sekalipun.

2016


Tidak ada komentar:

Posting Komentar