Senin, 09 Januari 2012

Pada Sebuah Jalan

dari jalanan yag tak punya ibu
dan angin yang tak dapat membaca koran
hanya melemparnya kembali terpental ke jalan
gerobak penuh sampah
pagi yang mengucapkan syukur
tiada daya atas segala kuasa
tuhan menjentikan warna yang sebegitu raya
pada jalan,angin,pagi dan koran.

dari jalan yang tak punya kasih
lampu pecah piring terbelah
pengemis renta dengan buntungnya meminta
langit malam kuasa tuhan
hujan tiba
sepi mengguratkan berbagai nasibnya.

dari jalan yang penuh pelajar berhamburan
meniti masa depan
atau jalan kelamlewat pergaulan lewat keyakinan.

dari jalan yang tak bermata
iblis berselimut rumput
kelap kelip menjerumus dari belakang badan
membisikan kata nafsu
di saat malam minggu.

dari jalan yang bercabang
cahaya teplok pedagang mie ayam
harapan penuh laku dagangan.

dari jalan yang begitu dingin di saat malam
mengibaskan sebegitu banyak kenangan
cinta dan kasih sayang.

Jan-2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar