Jumat, 14 Desember 2012

Sajak-sajak Terjemahan

Pertama saya menerjemahkan Lorca,penyair Iberia yang telah diketahui namanya diseluruh antero dunia ketika manusia mulai menekuni sastra


Frederico Garcia Lorca
Nyanyian Pohon Jeruk Gersang

Penebang.
Tebas bayangan dariku.
Bebaskan aku dari siksa
menyaksikan diriku tanpa buah.

Mengapa aku terlahir diantara cermin?
Terik yang berpendar mengukungku
malam yang menyalinku
dalam gemintangnya.

Aku ingin hidup tanpa melihat tubuhku.
Dan biarlah aku bermimpi 
semut dan bunga duri
adalah daun dan kicauku.

Sajak yang enak dan manis dari seorang Rimbaud saya sajikan lagi dalam blog ini,saya terjemahkan pada bulan Oktober lalu,semoga bermanfaat!

Arthur Rimbaud
Fajar

Aku telah mengecup fajar musim panas.Sebelum istana tak berpindah.Air terbaring mati.
Batalion bayangan masih menyusuri hutan.

Aku berjalan.menghangatkan diri dan menarik nafas,Sementara bebatu mengawasi,dan kepakan beranjak tanpa suara.

Petualangan pertamaku,pada setapak berkilau telah,Dengan semburat malis cahaya,Adalah sekuntum bunga yang mengatakan padaku namanya.

Aku tertawa pada Wasserfall pirang,Yang menggerai rambutnya melewati pinus:Diatas puncak keperakan,Aku datang kepada batari.

Lalu satu demi satu,Aku mengangkat cadarnya.Di perjalanan panjang,melambai pelukanku.

Melintasi padang rumput,Dimana aku mengkhianatinya untuk ayam.Dalam kota hati ia melarikan diri di antara menara dan kubah,Dan aku memburunya,berebut seperti seorang pengemis pada marmer dermaga.

Diatas jalan,dekat semak belukar pohon salam,Aku menangkapnya di kerudungnya yang terkumpul,Dan mencium aroma tubuhnya yang dahsyat.Fajar dan bocah jatuh bersamaan di bawah kayu.

Ketika aku bangun,ini sudah siang.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar