Nyanyian
batang batang padi lambai
melambai
piuh nafas-mu menarikan
hijau gemulai
antara rambatan alir
irigasi berpetak
kau kecupkan kabut di
sepanjang jejak
kuhirup nafas-mu lamat
lamat
oksigen luruh,bergelinding dalam aortaku
engkau elus rambutku
sama seperti kasih ibu
serangga serangga kecil
mulai berjalan
ke entah,kehidupan
berputar bak globa
cepat melalu jumlah
menitannya
matahari meluncur di sela
doa pulangku
memainkan sirkus cahaya
pada batang padi,
yang gemetar kau hembus
lembut lemah
ronggeng dedaun meranggas
tubuhnya
sementara lupa,menerkam
wajah nenek tua
yang kehilangan denah
jejak kembali
kaupun belum menunjuk
pertanda;
masih ingin bermain dengan
tarianmu
nenek menaut muka pada kaca jendela perjalanan
mencoba mengira,letak
pulang sebenarnya
apakah dalam tiupan
lembutmu,engkau beri ia
petunjuk lupa?--sehingga
ia tak mengerti jejak
pertama,ketika ia
palingkan badan dari rumahnya
aku menempel hidung pada
kaca yang disenter cahaya
membuat kenangan
berpeta,meski tujuan cuma kata
dan nafas-mu,menautku tiba
tiba
2012
| Bersama Sosiawan Leak |
