Senin, 21 Mei 2012
Puisi Sederhana
sesederhana kata yang menguntit anak manis di balik pohon
ia ingin mencuri gulali yang dibawa anak itu
sesederhana kekasih yang tersembunyi di balik pintu kelas
ia ingin mengejutkan cintanya yang cemberut seharian
dan sesederhana ini puisi
aku terus menulis segala tanda-tanda yang berparaf kata
2012
Minggu, 20 Mei 2012
Postpone
serasa aku di kimbang angin
pagi yang memuliakan hari
kicau nyanyi,teduh pohon
bel bunyi motor,matahari
menyapa ini pagi
membangun mimpi yang jali
memulai awal yang rusak
oleh prahara tak bernasib
yang menugaskan badan
serdadu di depan.
berbekal setengah ransum
tanpa dasar ketahanan
dan keberanian
berdukalah aku,
mengundurkan diri
dari mimpi-mimpi
sejenak menunda jalan.
kenangan terlampaui
kota-kota saudara
terlangkahi dua tiga jam
kilometer yang menyuguhkan
sawah-sawah
sungai-sungai
mimpi-mimpi
keteduhan-kerindangan
terekam selamanya amerta
dikandung badan dalam
dua hal:getir dan manisnya
geletar jiwa
menangis yang kesekian
pada jengah yang kuasa
meminta reda
supaya kembali
ke tanah lahir bunda.
bertepuk sepi
berbunyi hening
bercengkrama sunyi
kamar hanya menampilkan senja
cerlang dalam sepia.
menunda adalah untuk masa depan
yang lebih dari angan
:sajak dan puisi yang cerah berawan.
Mei,2012
Avres
disebabkan oleh Van Gogh
sebuah ladang zaitun
taman padang lili
bunga-bunga
perahu umbul-umbul
bendera perancis
petani kentang
yang girang yang senang
memanem kentang bergelimang
isis menebar pesona
matahari musim salju
menutupi ladang-ladang
taman-taman
pohon cemara yang rindang.
malam hari gemintang terang
bulan pun rembulan
bunga matahari di pagi
merekah sumpah dalam gurat
simpan cerah yang berkemah
di dalam gelas berisi air putih
pelabuhan,anak tangga
kereta bawah tanah
jembatan kayu
pemandangan
dari balik jendela
gurat,avres digurat
terbeku sejuta warna.
2012
Langganan:
Komentar (Atom)